Home  >> Tahapan yang benar untuk membuat suatu aplikasi

Tahapan yang benar untuk membuat suatu aplikasi

16 Mei 2020 - Programming - by Admin


Tahapan untuk mendesign suatu aplikasi - Untuk membuat sebuah aplikasi, kita tidak boleh sembarangan membuat, ada tahapan-tahapan yang ada didalamnya. Karena kalau sampai sembarangan, nantinya kita akan stuck atau kebingungan ditengah jalan.

Saya pernah punya pengalaman, yaitu dulu saya adalah orang yang kalau mau buat aplikasi, itu langsung menulis kode programnya, pikir saya kalau sudah ada databasenya, struktur table, dan juga field, itu sudah cukup membantu saya untuk mulai buat aplikasinya, dan pada akhirnya saya sering kali merasa bingung sendiri aplikasi ini alurnya seperti apa, akhirnya butuh di tengah jalan, saya buat aplikasinya tidak sesuai yang diinginkan, akibatnya saya harus perbaiki aplikasi itu, mulai merasa  malas untuk memperbaikinya, karena harus mulai dari awal lagi, kalau diperbaiki dari tengah, nanti akan berdampak pada fitur yang lainnya.

Darisitu saya belajar bahwa untuk membuat aplikasi tidak bisa langsung seperti itu. Ada tahapan-tahapan untuk membuatnya.

Nah untuk tahapan-tahapannya, saya akan berikan untuk Anda. Penasaran ? Silahkan membaca postingan ini sampai habis, ya :)

Pada postingan ini, saya berasumsi bahwa teman-teman sudah tahu akan buat aplikasi seperti apa, contoh aplikasi perpustakaan, aplikasi rekam medis, atau sebagainya.

Nah, kita langsung ke pointnya ya.

1. Analisa Masalah

Apabila teman-teman sudah menentukan aplikasi apa yang akan dibuat, maka tahap selanjutnya analisa masalahnya. Contoh, jika teman-teman sudah tahu mau buat aplikasi perpustakaan, maka teman-teman langsung analisa masalahnya. Contoh, saya buat aplikasi perpustakaan karena masalahnya para petugas kesulitan untuk mencari data yang telah meminjam jika harus melalui buku catatan peminjaman buku. Dan lain sebagainya. Itu beberapa contoh untuk analisa masalahnya.

Nah untuk melakukan analisa ini, teman-teman bisa membuatnya melalui buku catatan atau melalui aplikasi sticky notes, pokoknya alat yang bisa mencatat. Catat masalah apa yang akan diselesaikan jika aplikasi ini dibuat.

2. Analisa alur aplikasi 

Setelah melakukan analisa masalahnya, teman-teman bisa langsung membuat alur aplikasinya akan seperti apa. Contoh, pertama user harus daftar dulu (jika belum punya akun) atau login (jika sudah punya akun), lalu kedua user langsung masuk ke halaman dashboard dan bisa langsung mencari buku untuk dipinjam, dan seterusnya.

Itulah contoh dari alur aplikasi, teman-teman bisa membuat alur aplikasi ini menggunakan aplikasi startuml. Aplikasi ini khusus dibuat untuk membuat alur dari aplikasi yang akan kita buat.

3. Tentukan platform

Nah kalau sudah analisa alur aplikasi nya, saatnya teman-teman harus menentukan platform apa yang akan dipakai untuk membuat aplikasinya. Contohnya, kita harus tentukan apakah kita akan membuat aplikasi ini untuk android atau website, atau bisa berjalan di android dan website.

Hal seperti itu harus kita pertimbangkan, dan tentukan apakah mau buat aplikasi berbasis website atau aplikasi berbasis android. Ini mempermudah kita sebagai developer, karena kalau tidak menentukan platform, maka kita akan kebingungan nantinya.

Jadi untuk membuat aplikasi, tahapan yang ketiga nya adalah menentukan platform, apakah aplikasi ini akan berbasis website atau berbasis android. Pokoknya tentukan platform ya teman-teman, nanti bingung loe, hehehe :)

4. Mulailah dengan mendesign aplikasinya

Setelah analisa masalahnya, analisa alurnya, menentukan platformnya, saatnya untuk mulai membuat design aplikasinya. Untuk mendesign aplikasinya, teman-teman bisa pakai aplikasi yang bernama adobe xd atau bisa juga photoshop, tapi saran saya gunakanlah aplikasi adobe xd, karena memang lebih mudah dan juga dikarenakan aplikasi adobe xd ini dibuat dengan tujuan untuk membuat design dari suatu aplikasi.

Ditambah lagi, pada adobe xd, ada plugin-plugin yang membantu kita untuk mempercepat proses design nantinya.

5. Buatlah susunan struktur database

Setelah itu, teman-teman buatlah susunan struktur database, seperti table-table yang ada, nama fieldnya, dan juga relasi antar table (jika teman-teman menggunakan mysql), kalau teman-teman menggunakan database NoSql, contohnya seperti MongoDb, itu tidak ada relasinya.

Ohh iya, lebih daripada menyusun struktur database, teman-teman juga harus menentukan managament database seperti apa yang akan teman-teman gunakan untuk membangun aplikasi, apakah NoSql (yang artinya database yang tidak punya relasi) atau MySQL (yang artinya database yang mempunyai relasi). Itu teman-teman harus tentukan, tapi menurut saya jika teman-teman baru mau belajar, saya sarankan untuk memakai MySQL terlebih dahulu, karena kalau pakai NoSql seperti MongoDb, itu kesulitannya cukup tinggi.

6. Mulai untuk menulis kode programnya

Nah setelah semuanya sudah dilakukan, baru akhirnya menulis kode programnya. Jadi menulis kode program itu ternyata tahap terakhir. Jadi setelah kita tahu design tampilan dari aplikasinya dan juga sudah tahu struktur databasenya, barulah kita menulis kode programnya.

Dan tentunya ini sangat mempermudah kita, dan tentunya ini tidak akan terjadi kesalahan, karena sudah di analisa semuanya dari awal.

Oke teman-teman itu dulu postingan kali ini, semoga postingan yang telah dibuat ini dapat membantu dan bermanfaat bagi teman-teman semuanya, ya :)

Ohh iya, untuk teman-teman yang mau buat aplikasi berbasis website, atau ingin dibuatkan website portfolio, atau web company. Bisa cek disini ya.

Jasa pembuatan website murah dan berkualitas

Nanti kita ketemu lagi, ya. Sampai jumpa teman-teman saskarfriends :)